HTI: Perpanjangan MoU Freeport adalah Kesalahan Besar
KESEPAKATAN pemerintah untuk memperpanjang MoU dengan Freeport selama 6 bulan kedepan dinilai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagai sebuah kesalahan besar.
Ismail Yusanto selaku Jubir HTI pun mempertanyakan janji Jokowi terkait kemandirian ekonomi yang selalu digadang-gadang selama masa kampanye.
Ia juga mengkritik harapan pemerintah agar Freeport mau memberi keuntungan lebih besar kepada Indonesia, khususnya bagi rakyat papua.
“Sebesar apapun konsesi yang diberikan Freeport, tidak akan sebanding jika tambang emas tersebut dikelola sendiri oleh negara,” ujarnya melalui pesan singkat kepada Islampos, Senin (26/01/2015).
Menurutnya, Jokowi tak perlu lagi menjalin kerjasama dengan Freeport dan berani bersikap tegas dengan menarik tambang emas disana agar dikelola negara demi kesejahteraan rakyat. [eza/Islampos]
[www.bringislam.web.id]
Ismail Yusanto selaku Jubir HTI pun mempertanyakan janji Jokowi terkait kemandirian ekonomi yang selalu digadang-gadang selama masa kampanye.
Ia juga mengkritik harapan pemerintah agar Freeport mau memberi keuntungan lebih besar kepada Indonesia, khususnya bagi rakyat papua.
“Sebesar apapun konsesi yang diberikan Freeport, tidak akan sebanding jika tambang emas tersebut dikelola sendiri oleh negara,” ujarnya melalui pesan singkat kepada Islampos, Senin (26/01/2015).
Menurutnya, Jokowi tak perlu lagi menjalin kerjasama dengan Freeport dan berani bersikap tegas dengan menarik tambang emas disana agar dikelola negara demi kesejahteraan rakyat. [eza/Islampos]
[www.bringislam.web.id]

Posting Komentar untuk "HTI: Perpanjangan MoU Freeport adalah Kesalahan Besar"