Blogger Anti Islam Tewas Dipenggal
Ahmed Rajib, Blogger Anti Islam Bangladesh
Dhaka
–: Seorang blogger bernama Ahmed Rajib, yang mengritik
kelompok-kelompok Islam Bangladesh tewas di ibu kota dengan kondisi
kepala terpenggal. Peristiwa
tersebut terjadi sehari setelah ia menghadiri demonstrasi besar
menentang para pemimpin partai Islam terbesar di negara itu. Protes-protes
yang diperjuangkan oleh para blogger negara itu telah menyebabkan
ribuan orang turun ke jalan menuntut eksekusi para para pemimpin Partai Jamaat-e-Islami yang sedang diadili atas kejahatan perang.
Polisi menemukan mayat Ahmed Rajib (35),
Jumat 15 Februari 2013, di pinggiran Pallabi Dhaka, dekat pintu gerbang
rumahnya, dengan kepala dipenggal dengan parang. “Kami menemukan parang. Hal ini jelas penyerang ingin membunuhnya. Mereka tidak menyentuh laptop-nya atau benda berharga lainnya,” kata perwira polisi Sheikh Motiur Rahman kepada AFP.
Seorang pejabat polisi setempat, Abdul
Latif Sheikh, menjelaskan, hasil otopsi menunjukkan Ahmed Rajib
mengalami sedikitnya delapan luka tusukan, demikian kata Sohel Mahmud,
seorang dokter di Dhaka Medical College Hospital.
Polisi belum mengomentari kemungkinan
motif pembunuhan itu, tapi Rahman, mengutip kerabat Rajib, mengatakan
blogger tersebut memainkan peran besar dalam mengorganisir protes-protes
anti-Islam. Namun
beberapa polisi berpakaian preman telah menahan lima orang dari daerah
Pallabi, Sabtu (17/2), termasuk salah seorang blogger. Kelimanya dicuriga terlibat dalam pembunuhan blogger Ahmad Rajib Haider.
Pembunuhan Jumat malam adalah serangan mematikan kedua di Dhaka terhadap blogger anti Islam dalam waktu sebulan. Sebelumnya
pada 14 Januari lalu, seorang blogger yang menyebut dirinya sebagai
“militan atheis” ditusuk hingga tewas oleh tiga orang tak dikenal di
dekat kantornya di distrik.Setidaknya
13 orang tewas dalam bentrokan selama pengadilan berlangsung di mana
sejumlah tokoh senior Jamaat-e-Islami – termasuk pemimpin dan wakil
pemimpin partai itu- sedang diadili.
Sebelumnya, sebuah pengadilan di
Bangladesh menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada seorang
pemimpin partai Islam terbesar di negara itu.Vonis itu dikeluarkan atas perannya dalam perang kemerdekaan melawan Pakistan pada 1971 silam. Jalannya pengadilan dari Abdul Quader Mollah dipenuhi oleh para pendukungnya yang membludaki ruang pengadilan. Sempat terjadi kericuhan di dalam ruang pengadilan yang menyebabkan beberapa warga menderita luka ringan. Demikian diberitakan Associated Press.
Pemerintahan Perdana Menteri Sheikh
Hasina memerintahkan dimulainya pengadilan ini terhadap mereka yang
dianggap telah melakukan kejahatan kemanusiaan, selama perang
berlangsung. Pengadilan ini sesuai dengan amandemen undang-undang Bangladesh 1973. Namun pihak Jamaat-e-Islami menilai tuduhan ini sangat dipengaruhi dengan motif politik. Jamaat-e-Islami pernah menjadi sekutu terdekat dari pemerintahan Khaleda Zia yang dekat dengan PM Hasina. Zia menyebut pengadilan ini tidak dapat dibenarkan. Hasina sendiri mendesak Zia untuk mendukung pihak yang tidak mendukung kemerdekaan.
Mollah diadili atas enam dakwaan,
termasuk memegang peranan penting dalam melakukan pembunuhan terhadap
381 warga sipil Bangladesh. Namun Mollah menolak tegas tuduhan tersebut. Pengadilan ini sendiri tidak sepenuhnya didukung oleh dunia internasional. Kelompok
HAM Internasional mempertanyakan dasar pengadilan tersebut, termasuk
juga dengan penghilangan bukti dari saksi pembela di luar ruang sidang.[KbrNet/Ant/Associated Press/www.bringislam.web.id]
Posting Komentar untuk "Blogger Anti Islam Tewas Dipenggal "